Tips Ampuh Menjual Asuransi Jiwa dengan Sukses

Menjadi agen asuransi memang memiliki tantangan yang besar, terlebih lagi asuransi jiwa. Masyarakat sering mengalami kekecewaan tiap kali berinteraksi dengan lembaga asuransi. Alasan inilah yang membuat orang malas untuk membuat asuransi. Banyak masalah yang sering terjadi sehingga konsumen akhirnya tak tertarik lagi untuk memiliki asuransi. Bisnis asuransi jiwa bisa sangat menguntungkan bagi siapa pun. Produk ini menawarkan manfaat tak berwujud dan itu menjadi tantangan untuk mendapatkan banyak orang untuk mengatasi kerugian yang didapatkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap jiwa mereka. Siapapun dengan keahlian dan motivasi yang tepat bisa menjadi sukses sebagai Asuransi Jiwa. Apa sebenarnya rahasia suksesnya seorang agen asuransi dalam menjual? Produk yang di tawarkan sama, mendapatkan pelatihan menjual dari perusahaan juga sama, melakukan proses penjualan juga sama, tetapi mengapa hasilnya bisa berbeda? Penjual yang berhasil mendapatkan pembeli, melakukannya dengan sepenuh hati, mereka melakukannya dengan ikhlas, enjoy sehingga calon pembeli merasa nyaman, tidak merasa di paksa untuk membeli. Selanjutnya penjual yang berhasil mampu menempatkan dirinya pada posisi pembeli, berpihak kepada calon pembeli, menjalin kedekatan, dengan pembeli, membantu calon pembeli untuk mendapatkan produk yang sesuai, dengan apa yang di inginkan oleh pembeli. Sementara penjual yang gagal mereka berusaha bagaimana cara agar mendapatkan pembeli, segala cara mereka lakukan tanpa memikirkan apakah cara yang dilakukan akan membuat calon pembeli merasa nyaman atau tidak. Dalam proses jual beli, ketika calon pembeli merasa tidak nyaman, maka hampir di pastikan proses jual beli tidak akan terjadi. Demikian juga sebagai agen asuransi. Sebagai agen asuransi haruslah berusaha bagaimana agar calon nasabah merasa nyaman. Seorang agen asuransi harus menempatkan dirinya berada pada pihak calon nasabah, sehingga agen dapat memahami dengan jelas, produk apa yang sesuai dengan harapan calon nasabah tersebut. Menjadi agen asuransi adalah menjadi sahabat, mitra yang baik dari nasabah. Menjual asuransi bukan demi mendapatkan komisi tetapi bagaimana membantu calon nasabah agar melindungi apa yang telah mereka miliki. Produk asuransi adalah produk jangka panjang, sehingga calon nasabah membutuhkan agen yang mampu membantunya dalam membuat keputusan untuk jangka panjang. Menjadi agen asuransi adalah profesi yang mulia, yang pada saatnya kelak nasabah akan sangat berterimakasih telah mengenal anda. Berikut tips rahasia sukses menjual asuransi, terutama asuransi jiwa : 1. Follow up dalam menjual asuransi jiwa sangat di perlukan, ini untuk menjalin kedekatan antara agen dengan calon ataupun dengan nasabahnya. 2. Follow up kepada calon nasabah adalah untuk menjalin kedekatan sehingga akan mempercepat terjadinya closing the sale. 3. Follow up kepada yang sudah menjadi nasabah akan meningkatkan kedekatan dengan nasabah dan membuka peluang untuk terjadi reselling (Penjualan polis baru). Nah kali ini kita akan bahas terlebih dahulu bagaimana follow up kepada calon nasabah (orang yang masih menunda untuk membeli). Seperti kita ketahui tidak semua presentasi yang kita lakukan akan membuahkan hasil closing saat itu juga. Tetapi sebagai agen asuransi jiwa yang profesional kita tidak boleh kecewa terhadap calon nasabah yang masih menunda untuk membeli, yang penting adalah prosesnya telah kita lakukan dengan maksimal, dengan baik dan menyentuh kepada kebutuhan calon nasabah, maka cepat atau lambat orang itu akan membeli, yang penting kita melakukan follow up dengan baik. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadi nya closing the sale, yakni sebagai berikut: 1. Orang nya tepat (Right man) Sudah tentu produk yang kita tawarkan haruslah kepada orang yang tepat. Tentu kita dapat melihat apakah orang itu adalah market buat kita atau tidak. Ini dapat kita lihat dari kemampuan financial mereka untuk membeli produk asuransi jiwa yang anda tawarkan. 2. Waktunya tepat (Right time) Untuk terjadi closing tentu waktunya juga harus tepat. Bagi anda yang menjual asuransi jiwa secara kanvasing atau datang langsung kerumah calon nasabah tentu lebih besar peluang terjadinya closing ketika suami dan istri atau juga anak, terlibat dalam presentasi anda. Kalau bahasa gaulnya key decision-makers (pemegang keputusan) harus ada dan terlibat dalam proses presentasi. 3. Tempatnya tepat (Right place) Sudah tentu tempatnya juga harus tepat agar terjadi closing. Menjual produk asuransi jiwa tidaklah seperti menjual barang nyata. Menjual polis asuransi jiwa perlu penjelasan dari agen secara detil, bagaimana manfaat-manfaatnya, berapa lama setorannya apa saja yang menjadi hak dan kewajiwan nasabah, dan sebagainya, oleh karena itu pemilihan tempat untuk menjelaskan produk ini juga berpengaruh terhadap keberhasilan jualan Anda. Intinya lakukan semua strategi untuk membangun kepercayaan nasabah. Tapi ingat, jangan berbohong dan mengumbar janji berlebihan kalau nyatanya itu tak mampu diberikan oleh perusahaan. Yakinkan nasabah dengan cara sederhana, sebab mereka yang sudah trauma tak akan percaya lagi dengan janji yang muluk-muluk. HAPPY SELLING,
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...